Informatika Kelas 9 Bab 5 (JARINGAN KOMPUTER DAN INTERNET)

 Bab 5 mata pelajaran Informatika Kelas 9 membahas tentang Jaringan Komputer dan Internet. Bab ini bertujuan agar siswa memahami perbedaan jaringan lokal dan internet, cara kerja konektivitas, komunikasi data melalui ponsel, dan pentingnya proteksi data.

Berikut adalah ringkasan poin-poin penting dalam bab ini:

A. Pengantar Jaringan Komputer dan Internet

 •> Jaringan Komputer: Sekumpulan komputer atau perangkat yang terhubung dan bekerja sama melalui suatu protokol komunikasi (TCP/IP) untuk berbagi sumber daya dan data.

 •> Jenis Jaringan Berdasarkan Jangkauan:

   •> Jaringan Lokal (LAN - Local Area Network): Jaringan terbatas pada area kecil, seperti rumah, sekolah, atau gedung kantor.

   •> Jaringan Internet (Inter-Network): Jaringan antar-jaringan komputer yang memiliki jangkauan sangat luas (global), menghubungkan perangkat di seluruh dunia.

 •> World Wide Web (WWW): Sistem informasi/aplikasi yang dapat diakses menggunakan internet. Diakses melalui perangkat lunak peramban web dengan menuliskan alamat web (URL).

B. Koneksi Internet

Bab ini menjelaskan berbagai cara perangkat terhubung ke internet, baik melalui kabel maupun nirkabel.

 •> Wireless LAN (Wi-Fi): Jaringan lokal nirkabel yang menghubungkan perangkat menggunakan komunikasi nirkabel.

 •> Tethering (Phone-as-Modem - PAM): Berbagi koneksi internet perangkat seluler (ponsel) dengan komputer/perangkat lain, menjadikan ponsel sebagai modem.

 •> Komunikasi Data Ponsel: Ponsel memanfaatkan jaringan telekomunikasi untuk koneksi internet dan komunikasi data:

   •> GPRS (General Packet Radio Service): Koneksi internet menggunakan gelombang radio.

   •> EDGE, 3G, 4G/LTE (Long Term Evolution): Generasi koneksi yang terus berkembang, menawarkan kecepatan transfer data yang lebih tinggi (4G/LTE dapat mencapai hingga 100 Mbps).

C. Proteksi Data dan File

Karena data dalam jaringan rentan terhadap risiko pencurian atau penyalahgunaan, proteksi data sangat penting.

 •> Enkripsi: Proses mengubah data asli (plain text) menjadi teks terenkripsi (ciphertext) menggunakan fungsi (cipher) tertentu.

   •> Tujuan: Melindungi data agar tidak dapat dibaca oleh pihak yang tidak berhak saat dikirim melalui jaringan.

 •> Caesar Cipher: Contoh algoritma enkripsi klasik yang sederhana, di mana setiap huruf digeser beberapa posisi dalam alfabet.

 •> Dekripsi: Proses mengembalikan ciphertext menjadi plain text agar pesan dapat dibaca oleh penerima.



Posting Komentar

0 Komentar